Berlakukan Terobosan Baru, Satlantas Polres Gunungkidul Telah Terbitkan 2.500 Smart SIM

Berlakukan Terobosan Baru, Satlantas Polres Gunungkidul Telah Terbitkan 2.500 Smart SIM

Oleh : Arista Putri
09 Oktober 2019 16:14
pidjar.com

Wonosari,(pidjar.com)–Korps Lantas Polri membuat terobosan baru dengan mengubah desain dan menambah fungsi Surat Izin Mengemudi (SIM). Baru-baru ini, terhitung sejak 23 September 2019 lalu, Satuan Lalu Lintas Polres Gunungkidul mulai menerapkan terobosan ini. Sekitar 2.500 keping SIM dalam format baru telah didistribusikan ke masyarakat umum yang membuat SIM baru maupun perpanjangan.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Anang Tri Novian mengatakan, Satuan Lalu Lintas Polres Gunungkidul telah menerapkan Smart SIM. Fitur ini dibuat tidak hanya sebagai tanda legalitas seseorang yang telah lulus uji dalam berkendara, tetapi uja ada sejumlah keunggulan lain dari smart SIM tersebut. Nantinya akan lebih dikembangkan, sehingga dapat digunakan untuk kartu pembayaran.

Smart SIM ini, untuk tampilan identitas akan jauh lebih singkat dibandingkan dengan tampilan pada SIM sebelumnya. Kemudian, terdapat sebuah cip yang nantinya berisi mengenai riwayat pelanggaran, data diri, hingga kecelakaan yang pernah dialami oleh pemilik SIM.

“Untuk masa berlaku sendiri juga berbeda. Jika biasanya masa berlaku bedasarkan tanggal lahir, kalau sekarang masa berlaku Smart SIM adalah tanggal dimana pemilik membuat SIM,” kata AKP Anang Tri Novian, Rabu (09/10/2019).

Berita Lainnya  Sempat Hilang Usai Tenggelam Saat Menyeberang Sungai, Seorang Pemuda Ditemukan Tewas di Pantai Baron

Lebih lanjut, untuk data pelanggaran dan kecelakaan nantinya dapat dilihat oleh petugas menggunakan alat ataupun smartphone yang dimiliki. Jika seseorang melakukan pelanggaran berat atau hal-hal yang sekiranya merugikan orang lain, Smart SIM yang dimiliki dapat dibekukan oleh petugas.

Pembekuan Smart SIM ini dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Namun jika telah ada putusan dari Pengadilan Negeri mengenai ketetapan hukum, dan seseorang dinyatakan bersalah maka SIM yang dimiliki dapat dibekukan selamanya.

“Sejak 23 September 2019 lalu sudah sekitar 2500 keping Smart SIM yang kami terbitkan,” tambah dia.

Bagi masyarakat yang masih memiliki SIM biasa tak perlu khawatir, pasalnya dokumen berkendara tersebut masih tetap berlaku hingga masa berlakunya habis. Nantinya bagi mereka yang melakukan perpanjangan SIM secara otomatis akan diganti dengan tampilan yang batu.

Berita Lainnya  Bencana Angin Kencang Terjadi di Ngawen dan Semin, Sejumlah Rumah dan Mobil Warga Rusak

Sementara itu, Kanit Regident Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Jarwanto memaparkan, Smart SIM sendiri nantinya juga dapat digunakan sebagai alat pembayaran elektronik. Kendati demikian, rencana ini belum dapat diterapkan lantaran masih adanya penyesuaian dan beberapa hal lainnya. Pada Smart SIM dapat diisi dengan saldo sampai dengan 2 juta rupiah.

Saldo ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk membayar denda tilang, berbelanja, membayar tol, dan membayar beberapa kategori lainnya. Perlahan fungsi ini akan ditetapkan, untuk sementara ini masih belum dapat dilakukan karena masih menunggu persetujuan dan pengembangan lainnya.

“Perlahan lah, sekarang sedang menunggu persetujuan dan pengembangan yang dilakukan oleh pusat,” ucap dia.

 

Mau Jago IT?

Create Account



Log In Your Account